Jumat, 13 April 2012

pengetahuan lingkungan


M a k a l a h
“ asas-asas penGEtahuan lingkungkungan“
Diajukanuntukmemenuhitugasterstrukturdarimatakuliyah
“PENGETAHUAN LINGKUNGAN"






Di susun oleh :
Yulisnur
09.893.11
DosenPembimbing:
Novi Novrita,S.Si,M.si

MAHASISWA JURUSAN TARBIYAH PRODI BIOLOGI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) KERINCI 2011-2012


Kata pengantar




Assalammu’alaikumwr.wb
Puji syukur kami panjatkankehadirat ALLAH SWT, di manaberkatrahmatdanhidayahnya kami dapatmenyelesaikanmakalahini .

Adapunmaksuddaripenyusunanmakalahiniadalahuntukmemenuhitugasmatakuliah“pengetahuanlingkungan`` di SekolahTinggi Agama Islam Negeri(STAIN) Kerinci.

Dimanamakalah kami yang berjudul“ asas-asaspengetahuanlingkungan”
Dan bilamakalahiniterdapatkekuranganataukesalahandalampenyusunan kami mohonmaafdan kami sangatmemerlukan saran dankritik demi kesempurnaanmakalahini di masamendatang…….
Terimakasih.
Wassalam…..                                                       

Penyusun


                                                                        Yulisnur




Kata pengantar
Daftarisi
Bab.1 Pembahasan
A.Pengertian konsep dan asas…………...……….....................…..........…………….….1
B.Asas lingkungan………………………........………………...........……………...........3
a.sumbur daya alam…………..………………………………..…………….........……..3
b.stabilitas system biologi………...……......…………………………………...............…4
c.fluktuasi populasi……….……………………………………………………...……….4
Bab.11 penutup
a.kesimpulan ……………………………......…………………………….......………....5
 daftarpustaka


BAB I.PEMBAHASAN.
Asas –Asas Pengetahuan Lingkungan .
a.      Pengertian konsep dan asas
Sebelum kita membicarakan pengetahuan lingkungan (pengling) tentunya kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian konsep dan asas secara jelas.Konsep merupakan kata yang berasal dari Inggris yang berarti adalah pemahamam.Konsep merupakan kumpulan pengetahuan ,ada juga yang mengatakan konsep adalah kerangka pemikiran atau kerangka berpikir. MenurutLufri (2005). Konsep adalah kata yang menyatakan intisari atau abstraksi  yang diambil dari generalisasi hal-hal yang khusus.
Dari pola pemikiran atau organisasi pemikiran yang dapat dipahami dan diiringi data dan fakta barulah kita bias menyajikan suatu asas.Jadi konsep merupakan dasar untuk menyajikan suatu asas. Selanjunya asas menurut Soeriatmadja(1981) Menyatakan bahwa yang dimaksud dengan asas adalah penyamarataan kesimpulan secara umum , yang kemudian digunakan sebagai landasan untuk menguraikan (fenomena) dan situasi yang lebih spesipik.
Asas dinyatakan dengankalimat “jika…….maka………” .seperti contoh pada gambar 7,jika logam dipanaskan maka panjangnya akan bertambah. Contoh lain adalah pada asas pada system biologi yang dinyatakan”jika suatu factor alam telah mencapa ititik optimum, maka jika dilakukan penambahan terhadap factor itu pengaruhnya akan menurun.
Asas dapat lahir dengan cara penggunaan metodologi yang sangat matang dan diakui kebenarannya oleh kalangan secara kokoh danmeluas. Hal ini sesuai dengan pendapat Arief (1994) yang menyatakan bahwa asas dihasilkan dari pengamatan, penelaahan dan penelitian. Asas selanjutnya menjadi landasan pengetahuan. Tetapi asas itu dapat juga merupakan penyamarataan kesimpulan secara empiris saja yang benar pada situasi atau keadaan yang lebih terbatas dan abstrak sifatnya,tetapi diakui kebenarannya oleh segolongan kaumi lmuwan saja.
Sebagai contoh adalah padateori atom.Teori itu menyatakan bahwa atom yang merupakan bagian terkecil dari materi tersusun dari electron, neutron, dan proton.Jika kita kritisi dengan pertanyaan apakah benar atom sepertiitu?Tidak ada yang mampu melihatnya, tetapi dianggap benar karena merupakan sebuah pendekatan relative.Oleh karenaitu,asas tidak jarang masih merupakan suatu pertentangan. Asas yang masih mentah dan belum teruji sepert ihipotesis.Selanjutnya sebgai ilustrasi digambarkan proses pembentukan asas pada Gambar 7.















                                                                                                                          Gambar 7
Sebaiknya asas yang sudah jenuh oleh ujian dan dapat di ubah menjadi hokum.Asas yang mentah dan masih merupakan dugaan ilmiah  seseorang peneliti yang biasanya disebut hipotesis.Hipotesisi masih harus diuji lagi ,untuk memperoleh kesimpulan adanya asas. Ada pula asas yang diterapkan secara umum, lalu menjadi asas.Adapula ,asas yang mungkin tidak berlaku dimasa yang akan datang dan tersimpan hanya sebagai kesan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan.
Hal ini tak perlu dirisaukan karena ilmu pengetahuan bersifat dinamis, artinya terus berubah dan mengalamip erkembangan.Ilmu merupakan bagian dan suatu ekspresi perkembangan budaya dan jalan pemikiran manusia.
Asas masih banyak menunggu penemuani lmiah yang menggalinyas ecara mendalam dimuka bumi ini.Pengetahuan manusia betapapun sudah berkembang sedemikian pesat namun,asas ilmiah masih banyak yang belum diketahui. Seperti kata pepatah semakin banyak kita tahu semakin yakinlah kita bahwa banyak lagi yang belum kita ketahui.
Untuk menggalinya ,kita perlukerja keras dan merupakan tantangan bagi kita masyarakat ilmiah untuk berinisiati fmencari. Kita perlu memadukan rasa, karsa, cipta dan karya sehingga mampu mengungkapkan asas dan rahasia alam yang belumtergali. Di sekitar kita,banyak konsep-konsep sederhana yang belum terungkap menjadi asas. Karena itu ,pengamatan penelaahan secara seksama menjadi hal yang penting dan seharusnya kital akukan.
b.      Asas-asaslingkungan
a.      Sumberdayaalam
Asas-asas yang berkaitan dengan sumber daya alam adalah asas-asas yang berhubungan dengan materi, energy, ruang, waktu dan keanekaragam. (Soeriatmatmadja,1981). Asas yang berhubungan dengan energy yang dinyatakan sebagai berikut:
  semua energy Yang memasuki sebuah organism hidup,populasi atau ekosistem dapat di anggap sebagai energy yang tersimpan atau terlepaskan. Energy dapat diubah dari suatu bentuk kebentuk yang lain, tetapi tidak dapat hilang dihancurkan atau diciptakan “.Asas ini menjadi : hokum dan dikenal dengan hokum termodinamika I, atau di kenal juga hokum konservasi energy.
Asas ini menerangkan bahwa pada populasi atau ekosistem ada aliran energy. Asas ini menerangkan proses pelepasan energy dan penyimpanan energy. Energy itu sendiri terdapat pada ekosistem atau populasi, atau dapat dalam bentuk yang berbeda-beda. Misalnya,pada proses fotosintesis  energy berasal dari cahaya matahari dan diubah menjadi energy kimia oleh tumbuhan yang berklorofil. Selanjutnya energy kimia oleh tumbuhan tadi digunakan untuk aktivitas  metabolism, pertumbuhan , dan perkembangan. Kemudian oleh hewan herbivore dimakannya tumbuhan tadi, energy pada tumbuhan diserap dan diolah dalam tubuh hewan untuk aktifitasnya dana dapula yang dilepaskan berupa panas atau hasil ekresi berupa cairan maupun padatan.Cairan atau padatan ini diolah atau diuraikan pula oleh mikroorganisme setelah terlebih dahulu digunakan untuk aktivitas hidupnya dan sebagian ada pula yang dilepaskan kelingkungan lalu diserap oleh tumbuhan berupa zat hara.Demikianlah selanjutnya ,jadi energy mengalir dalam bentuk yang berbeda-beda tetapi tidak musnah. Hanya saja aliran energy tadi ada inefisiensi atau ada energy yang terlepas dalam bentuk ruas pada setiap rantai siklus energy.Ini sesuai dengan asas yang kedua tentang energy yang menyatakan bahwa“ tidak ada system pengubahan energy yang betul-betul efisien.”
b.      Stabilitas system biologi
Dalam system ekologi kita temukan asas penjenuhanini, misalnya suhu X suhu optimumnya 42 derajatcelcius , lalu ditingkat menjadi 50 derajatcelcius , maka pengaruh penambahan suhu yang melewati batas titik maksimum sifatnya merusak bias menyebabkan sakit bahkan kematian padaa yam.
            Di sampingitu ,ada pula asas yang menyatakan bahwa pada lingkungan yang stabil perbandingan                 antar bio masa dan produktivitas dalam perjalanan waktu naik mencapai asimtot. Artinya ,asas ini menjelaskan bahwa system biologi mengalamievolusi yang mengarah kepada peningkatan efisiensi energy dalam lingkungan fisik yang stabil sehingga memungkin berkembangnya keanekaragaman. Asas ini menyimpulkan bahwa komunitas yang sudah lanjut perkembnagan proses suksesinya, rasiobiomasa / produktifitas akan lebih tinggi di bandingkan komunitas yang muda.
c.       Fluktuasipopulasi
Asas yang bberkaitan fluktuasi populasi menyatakanbahwa“ derajat keteraturan naik turunnya populasi bergantung pada jumlah keturunan dan sejarah populasi sebelumnya yang nantinya mempengaruhi populasi.
Hal ini menunjukan secara jelas dan fluktuasi dalampopulasi. Hal yang sama terjadi pada serorang pedagang yang akan menaikan hasil produksinya.ia harus melakukan analisa terlebih dahulu sebelum memperhatikan naik turunnya harga bahan mentah yang membentuk hasilproduksi.
BAB. II PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Konsep merupakan dasar untuk menyajikan suatu asas. Selanjunya asas menurut Soeriatmadja (1981) Menyatakan bahwa yang dimaksu dengan asas adalah penyamarataan kesimpulan secara umum , yang kemudian digunakan sebagai landasan untuk menguraikan (fenomena) dan situasi yang lebih spesipik.
Asas-asas lingkungan adalah sebagai berikut:
a. sumberdaya alam.
b.Stabilitas system biologi
c. Fluktuasi populasi

Daftarpustaka
Razak,Abdul,Msi,Dr.,dan Arief,Armien,MPH,H,Dr.,pengetahuanlingkungan ,UniversitasNegeripadang,Fakultasmatematikadanilmupengetahuan alam,2006



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar